TOPsul. Palu – Sebanyak 383 personel Polri di lingkungan Polda Sulawesi Tengah menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian atas masa bakti 8, 16, 24, dan 32 tahun tanpa cacat. Penganugerahan berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Jumat (30/1/2026) pagi di Aula Rupatama Polda Sulteng.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian anggota Polri kepada bangsa dan negara.
Upacara penganugerahan dipimpin Komandan Upacara Kompol Alfian dan dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Karo Ops Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, para pejabat utama Polda Sulteng, serta seluruh personel penerima penghargaan.
Dari total 383 personel, sebanyak 148 berasal dari satuan kerja Polda Sulteng dan 235 dari satuan wilayah jajaran. Rinciannya, Satyalancana Pengabdian 32 tahun diterima 29 personel, 24 tahun sebanyak 132 personel, 16 tahun sebanyak 17 personel, dan 8 tahun sebanyak 205 personel.
Dalam amanatnya, Kapolda Sulteng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penerima Satyalancana yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik selama bertugas.
Menurutnya, Satyalancana Pengabdian bukanlah hak setiap anggota, melainkan kehormatan yang diberikan kepada personel yang konsisten menjaga disiplin, loyalitas, serta menjunjung nilai Tribrata dan Catur Prasetyaa.
“Penghargaan ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas,” tegas Kapolda.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Sulawesi Tengah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
“Polri dituntut memiliki karakter kuat, bersikap humanis, responsif, dan mampu menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
Menutup amanat, Kapolda Sulteng mengajak seluruh personel menjadikan momentum ini sebagai penguat semangat pengabdian, memperkokoh soliditas internal, serta mendukung terwujudnya Polri Presisi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.
