TOPsul. SIGI – Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah terus menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi. Tiga hari setelah gempa mengguncang wilayah tersebut, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng turun langsung membantu membersihkan puing-puing rumah warga di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kamis (18/6).

Bersama masyarakat, personel Brimob bergotong royong mengangkat kayu, seng, batu bata, dan material bangunan yang roboh akibat gempa. Kegiatan ini bertujuan mempercepat pembersihan lingkungan sekaligus membantu warga memulai proses pemulihan.

Selain menerjunkan personel, Satbrimob Polda Sulteng juga mengoperasikan kendaraan khusus (ransus) Water Treatment untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat terdampak. Dapur Lapangan Brimob turut didirikan guna menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji kepada warga.

Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan seluruh kemampuan dan peralatan Brimob akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

“Dalam setiap penanganan bencana, Brimob tidak hanya mengerahkan personel, tetapi juga kemampuan dan peralatan yang kami miliki untuk membantu masyarakat. Kehadiran ransus Water Treatment dan Dapur Lapangan merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan pascagempa,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas kemanusiaan merupakan bagian dari pengabdian Brimob kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Personel kami hadir untuk membantu membersihkan puing-puing, menyediakan air bersih, menyiapkan makanan, sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran Brimob dinilai membantu mempercepat pembersihan lingkungan sekaligus memberikan rasa aman dan semangat bagi warga yang sedang bangkit dari dampak bencana.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Satbrimob Polda Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat. Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”, Brimob terus berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.