TOPsul. INTAN JAYA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Kewilayahan RI–PNG Tahun 2026 dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara melalui Pos Sugapa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak di Papua dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Pos Sugapa, dekat Bandara Bilogai, dipimpin langsung oleh Komandan Pos Sugapa, Kapten Pas Kholik. Puluhan anak dari sekitar wilayah penugasan menerima paket bantuan yang berisi buku tulis, alat tulis, serta berbagai perlengkapan belajar lainnya.

Suasana penyaluran bantuan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias menerima perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar mereka di tengah keterbatasan akses pendidikan di wilayah pegunungan Papua.

Kapten Pas Kholik mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas Pamtas untuk tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui sektor pendidikan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memotivasi adik-adik untuk terus semangat belajar dan berani menggapai cita-cita. Pendidikan merupakan bekal penting dalam membangun masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti pembagian perlengkapan sekolah akan terus dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan di wilayah penugasan.

Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga dan tokoh masyarakat setempat. 

Mereka mengapresiasi kepedulian Satgas Pasgat yang dinilai telah memberikan dukungan nyata bagi pendidikan anak-anak di daerah pegunungan.

Melalui kegiatan ini, Satgas Pamtas Kewilayahan RI–PNG Tahun 2026 menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kebangsaan hingga ke pelosok timur Indonesia.