MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan menyiapkan program pembinaan khusus bagi warga yang terlibat perkelahian kelompok di Kota Makassar. Melalui Diklat “Sadar Diri”, para peserta direncanakan menjalani pendidikan dan pembinaan selama tujuh hari di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel.                                (Rabu 21 Oktober 2026)

Program yang disiapkan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., ini bertujuan mendorong perubahan perilaku sekaligus mencegah terulangnya aksi perkelahian kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pembinaan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelaku tawuran antarkelompok, tetapi juga direncanakan menyasar kelompok motor yang meresahkan masyarakat serta pihak-pihak yang melakukan aktivitas berisiko membahayakan keselamatan orang lain.

Dalam pelaksanaannya, Diklat “Sadar Diri” diarahkan untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengendalikan emosi. Peserta diharapkan mampu memahami dampak tindakan kekerasan serta tidak mudah terprovokasi hingga terlibat dalam konflik.

Program ini mengusung pesan “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri”. Ungkapan tersebut menjadi gambaran harapan agar pembinaan dapat mendorong peserta mengevaluasi perilaku dan menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Polda Sulsel berupaya mengedepankan pendekatan pembinaan tanpa mengesampingkan penegakan hukum. Langkah ini diharapkan dapat membantu mencegah para peserta mengulangi perbuatannya setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Selain itu, pembinaan tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa kekerasan, serta ikut menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Upaya ini sejalan dengan komitmen Polda Sulsel dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui pendekatan yang tegas dan humanis, kepolisian berupaya mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Program tersebut juga selaras dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dan Commander Wish Kapolda Sulsel, EWAKO (Empati, Waspada, Adil, Kolaboratif).

Melalui Diklat “Sadar Diri”, Polda Sulsel berharap perkelahian kelompok di Makassar dapat ditekan dan generasi muda semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban serta menghormati keselamatan orang lain.