TOPsul. Gowa – Seorang pemuda di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadikan hobi memelihara karang hias sebagai sumber penghasilan sekaligus upaya pelestarian lingkungan laut. Kegiatan ini ia tekuni sejak beberapa tahun terakhir dan kini mulai menarik perhatian banyak anak muda. Kamis (25/12/2025).
Pemuda tersebut bernama Muh. Riswan. Berawal dari ketertarikannya pada keindahan karang hias, Riswan tidak hanya menjadikannya sebagai hobi semata, tetapi juga mengembangkan usaha yang memberi manfaat ekonomi bagi dirinya dan para nelayan sekitar.
Menurut Riswan, memelihara karang hias dapat menjadi salah satu cara melestarikan terumbu karang melalui metode transplantasi. Proses ini dilakukan dengan memotong sebagian kecil karang, kemudian menempelkannya pada media khusus (frag base) di dalam akuarium hingga karang dapat tumbuh dan berkembang kembali.
“Saya sebagai penghobi karang hias merasa kegiatan ini punya banyak manfaat. Selain menambah pengetahuan tentang karang, juga membantu melestarikan terumbu karang dengan cara yang benar,” ujar Riswan.
Ia menjelaskan, karang hias yang ditransplantasi di akuarium dapat berkembang dengan baik jika dirawat secara tepat. Dari proses tersebut, karang hias kemudian memiliki nilai jual yang cukup tinggi, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan.
Hobi karang hias saat ini semakin diminati di Indonesia, baik oleh anak muda maupun orang dewasa. Bahkan, peminatnya tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.
Melalui kegiatannya, Muh. Riswan berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik pada hobi ramah lingkungan ini. Selain menjaga kelestarian laut, hobi tersebut juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.
