TOPSul, DONGGALA – Dalam rangka menyambut Hari Ikan Nasional (Harkanas) tahun 2024 dan pengendalian inflasi daerah,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala melalui Dinas Perikanan kembali menyalurkan bantuan ratusan kilogram ikan segar untuk masyarakat Desa Powelua Kecamatan Banawa Tengah, Donggala sebanyak 776 Kg.
Berdasarkan pantauan media topik sulawesi Sejak pagi hari, puluhan masyarakat Desa Powelua antusias berkumpul di lapangan Dusun 1 untuk menerima bantuan ikan segar yang di muat Satu mobil pick up pengangkut ikan Sebanyak 776 Kg tampak berada di lokasi. Satu persatu penerima bantuan dipanggil. Setiap penerima berhak mendapatkan 6 kg ikan segar.
Tak hanya dihadiri masyarakat, kegiatan aksi bantuan tersebut juga dihadiri langsung kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assegaf SPi MH dan jajaran, yang didampingi oleh Camat Banawa Tengah, Rahmadi, dan Kepala Desa Powelua, Asmin.
Dalam sambutannya Ali Assegaf mengatakan, aksi bantuan ikan ini bagian dari upaya mendorong peningkatan konsumsi ikan per kapita di Donggala.
Untuk meningkatkan konsumsi ikan sesuai target, maka salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah aksi kampanye gemar makan ikan.
“Gerakan ini dilskukan untuk mengajak masyarakat gemar makan. Selain untuk memenuhi kebutuhan protein, gerakan makan ikan juga untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan per kapita,” jelas Ali.
Lanjut ia mengatakan Aksi bantuan ikan tersebut juga sebagai salah satu upaya penerintah untuk mendorong penurunan angka stunting di Desa Powelua. Oleh sebab itu, sebagian penerima bantuan ikan segar adalah mereka yang masuk dalam data sasaran penerima bantuan stunting.
Data stunting ini bersumber dari puskesmas dan Dinas KB. Aksi bantuan ikan ini tidak hanya menyentuh penerima stunting tapi juga masyarakat miskin dan masyarakat umum.
Di tempat yang sama, Camat Banawa Tengah, Rahmadi, mengatakan, Desa Powelua merupakan desa dengan angka stunting tertinggi dari delapan desa yang ada di Banawa Tengah. “Oleh sebab itu Desa Powelua dijadikan lokus untuk kegiatan-kegiatan pencegahan stunting.
Sementara itu, Kepala Desa Powelua, Asmin memberikan apresiasi kepada Dinas Perikanan atas aksi bantuan ikan tersebut. Dia mengakui, bahwa angka stunting di Desa Powelua cukup tinggi. Namun hal itu baru terdeteksi beberpaa tahun lalu saat keluarnya aturan mengenai stunting.
“Tapi alhamdulilah stunting di Desa saya ini perlahan sudah mulai turun,” sebutnya.***
